my name is iqbal I am a simple person I live in Bandar Lampung I attended Junior High School 16 of Bandar Lampung
Selasa, 20 November 2012
Jumat, 02 November 2012
Cara Membuat gambar lutisan animasi
Membuat gambar tulisan animasi bergerak online
Gambar animasi adalah gambar yang memiliki efek animasi (bergerak), gambar animasi dibentuk dari rangkaian gambar statis yang berseri dan ditampilkan secara bergantian dalam satu gambar animasi.
Gambar animasi berguna untuk menghias website, blog ataupun dokumen presentasi powerpoint menjadi lebih menarik.
Dibawah ini adalah tutorial cara membuat gambar tulisan dengan efek animasi menggunakan fasilitas online di situs www.flamingtext.com/animator
1. buka situs http://www.flamingtext.com/animator/
2. Pilih model animasi yang anda suka
3. Logo text : isi dengan tulisan text
4. klik icon copy value to all frames (di sebelah keterangan kolom isian) untuk menerapkan perubahan yg anda buat pada semua frame gambar
5. isi kolom isian yang lain sesuai kebutuhan :) (silahkan dicoba sendiri supaya cepat bisa )
6. generate animation (buat animasi)
7. tunggu hingga gambar tulisan animasi anda selesai otomatis :)
8. Semoga sukses
Berikut adalah contoh text animasi yang saya buat :
Animasi SpongeBob
Gambar Animasi Bergerak SpongeBob

Spongebob adalah tokoh utama dalam serial kartun Spongebob squarepants
si celana kotak ini, walaupun hanya sebuah spon, tapi mampu merebut hati banyak orang untuk menjadi penggemarnya.
Kesuksesan Spongebob yang lugu (lucu dan guobloki) sebenarnya juga disebabkan oleh dukungan penuh teman-temannya di kota bikini bottom
yaitu patrick si bintang laut bodo…h, squidward (gurita pemarah yg selalu sial), tuan crab (kepiting pelit+serakah), sandy (berang2 nyasar), dan banyak lagi …
Info lengkap seputar Spongebob dan teman2nya, silahkan baca di id.wikipedia.org/wiki/SpongeBob_SquarePants
Sedangkan bagi kolektor gambar animasinya, silahkan langsung menuju link di bawah ini
- www.ownskin.com – kumpulan gambar spongebob + bergerak

Koleksi gambar animasi bergerak Spongebob
Gambar
di atas banyak didapat di Internet, anda tinggal mencarinya saja
menggunakan situs search engine.
Animasi Naruto
Animasi Bergerak - Gambar Naruto

Berikut adalah koleksi gambar animasi bergerak serta informasi situs-situs tempat download gambar animasi Naruto gratis lainnya
Naruto vs Sasuke + Shippuden : Gambar Animasi Bergerak
silahkan simpan (save as) bila anda suka :)
Koleksi Gambar Animasi Naruto lainnya ...
Anomasi Bergerak Akatsuki Lucu
Gambar Animasi Bergerak Lucu - Akatsuki
Ternyata sulit nyari gambar animasi akatsuki yang bergerak sekaligus lucu, aku aja baru nemu satu … tuh di atas .. :D
Berikut temuan lainnya …. :D
Gambar akatsuki bergerak …
gambarnya nyampur… ada juga yang lucu tapi kebanyakan … sesuai karakter aslinya
silahkan menuju arahan di bawah …
www.ownskin.com – Animasi bergerak Akatsuki
Gambar akatsuki lucu tapi nggak bergerak
nah … ini yang banyak … gambarnya keren-keren + konyol + pasti bisa buat kamu senyum … cuman bahasanya pake bhs inggris :)
Jumat, 05 Oktober 2012
Rabu, 03 Oktober 2012
PR Admin
1.4
AGRESI MILLITER BELANDA II
Agresi Militer Belanda II atau Operasi
Gagak terjadi pada 19 Desember 1948 yang diawali dengan serangan
terhadap Yogyakarta, ibu kota Indonesia saat itu, serta penangkapan
Soekarno, Mohammad Hatta, Sjahrir dan beberapa tokoh lainnya. Jatuhnya
ibu kota negara ini menyebabkan dibentuknya Pemerintah Darurat Republik
Indonesia di Sumatra yang dipimpin oleh Sjafruddin Prawiranegara.
Serangan ke Maguwo
Tanggal 18 Desember 1948 pukul 23.30, siaran radio dari Jakarta menyebutkan, bahwa besok paginya Wakil Tinggi Mahkota Belanda, Dr. Beel, akan mengucapkan pidato yang penting. Sementara itu Jenderal Spoor yang telah berbulan-bulan mempersiapkan rencana pemusnahan TNI memberikan instruksi kepada seluruh tentara Belanda di Jawa dan Sumatera untuk memulai penyerangan terhadap kubu Republik. Operasi tersebut dinamakan "Operasi Kraai."Pukul 2.00 pagi 1e para-compgnie (pasukan para I) KST di Andir memperoleh parasut mereka dan memulai memuat keenambelas pesawat transportasi, dan pukul 3.30 dilakukan briefing terakhir. Pukul 3.45 Mayor Jenderal Engles tiba di bandar udara Andir, diikuti oleh Jenderal Spoor 15 menit kemudian. Dia melakukan inspeksi dan mengucapkan pidato singkat. Pukul 4.20 pasukan elit KST di bawah pimpinan Kapten Eekhout naik ke pesawat dan pukul 4.30 pesawat Dakota pertama tinggal landas. Rute penerbangan ke arah timur menuju Maguwo diambil melalui Lautan Hindia. Pukul 6.25 mereka menerima berita dari para pilot pesawat pemburu, bahwa zona penerjunan telah dapat dipergunakan. Pukul 6.45 pasukan para mulai diterjunkan di Maguwo.
Seiring dengan penyerangan terhadap bandar udara Maguwo, pagi hari tanggal 19 Desember 1948, WTM Beel berpidato di radio dan menyatakan, bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan Persetujuan Renville. Penyerbuan terhadap semua wilayah Republik di Jawa dan Sumatera, termasuk serangan terhadap Ibukota RI, Yogyakarta, yang kemudian dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II telah dimulai. Belanda konsisten dengan menamakan agresi militer ini sebagai "Aksi Polisional".
Penyerangan terhadap Ibukota Republik, diawali dengan pemboman atas lapangan terbang Maguwo, di pagi hari. Pukul 05.45 lapangan terbang Maguwo dihujani bom dan tembakan mitraliur oleh 5 pesawat Mustang dan 9 pesawat Kittyhawk. Pertahanan TNI di Maguwo hanya terdiri dari 150 orang pasukan pertahanan pangkalan udara dengan persenjataan yang sangat minim, yaitu beberapa senapan dan satu senapan anti pesawat 12,7. Senjata berat sedang dalam keadaan rusak. Pertahanan pangkalan hanya diperkuat dengan satu kompi TNI bersenjata lengkap. Pukul 06.45, 15 pesawat Dakota menerjunkan pasukan KST Belanda di atas Maguwo. Pertempuran merebut Maguwo hanya berlangsung sekitar 25 menit. Pukul 7.10 bandara Maguwo telah jatuh ke tangan pasukan Kapten Eekhout. Di pihak Republik tercatat 128 tentara tewas, sedangkan di pihak penyerang, tak satu pun jatuh korban.
Sekitar pukul 9.00, seluruh 432 anggota pasukan KST telah mendarat di Maguwo, dan pukul 11.00, seluruh kekuatan Grup Tempur M sebanyak 2.600 orang –termasuk dua batalyon, 1.900 orang, dari Brigade T- beserta persenjataan beratnya di bawah pimpinan Kolonel D.R.A. van Langen telah terkumpul di Maguwo dan mulai bergerak ke Yogyakarta.
Serangan terhadap kota Yogyakarta juga dimulai dengan pemboman serta menerjunkan pasukan payung di kota. Di daerah-daerah lain di Jawa antara lain di Jawa Timur, dilaporkan bahwa penyerangan bahkan telah dilakukan sejak tanggal 18 Desember malam hari. Segera setelah mendengar berita bahwa tentara Belanda telah memulai serangannya, Panglima Besar Soedirman mengeluarkan perintah kilat yang dibacakan di radio tanggal 19 Desember 1948 pukul 08.00.
1.5
Perang Gerilya Dan Serangan Umum 1 Maret 1949
perjuangan
di indonesia dilakukan secara diplomasi dan perang. Salah satu pernag
yang
ditujukkan dalam perjuangan indonesia untuk mepertahankan kemerdekaan
yakni
adanya serangan Umum 1 Maret 1949 yang dilakukan di kota Jogjakarta.
Dalam melakukan
konsolidasi, TNI berhasil dalam pembentukan kemiliteran. Pada tahun
1949
membuktikan bahwa TNI mampu melakukan serangan balik terhadap Belanda.
Di forum
Internasional, serangna Umum 1 Maret 1949 menjadi fakta nyata ahwa TNI
Indonesia tidak tidur. TNI Indonesia tetap berjuang, mempersiapkan
stratgei –
strategi dalam melawan bangsa kolonialisme.
Untuk lebih
mehami proses terjadinya Serangan Umum 1 Maret 1949, maka kita susun
terjadinya
serangan Umum 1 Maret tersebut ....
Latar Belakang
Hal yang melatarbelakangi
terjadinya serangan Umum 1 Maret ini karena adanya serangan Agresi
Militer yang
dilakukan oleh pihak Belanda. Setelah serangan Agresi militer ke II yang
dilakukan
oleh Belanda, kondisi dari rakyat Inodnesia sangat memprihatinkan.
Khususnya di
Kota Jogjakarta. Dalam bidang ekonomi sendiri sudah sangat kacau salah
satunya
banyak rakyat yang kelaparan. Apabila dari segi ekonomi sangat kacau,
maka dari
segi politik dan sosial juga akan ikut kacau.
Pada tanggal 21 Januari
1949, perdana mentri India Pandit Jawaharlal
Nehru membuka sidang konferensi Asia Kedua di New Delhi. 19 negara Asia
mengirimkan utusan ke konferensi itu, teramsuk Australia. Dalam pidato
pembukaannya Perdana Mentri Nehru menguraikan maksud dan tujuan
konferensi,
yang secara khusus di adakan untuk membicarakan persoalan Indonesia.
Pada
hari kedua konferensi tersebut sudah mengambil suatu resolusi untuk
dewan
keamanan, yang antara lain menyebutkan :
“Aksi
militer Belanda tanggal 19 Desember 1948 di Indonesia, jelas merupakan
suatu
agresi militer yang berusaha membangkitkan kembali kekuasaan
kolonialisme yang
seluruhnya bertentangan dengan piagam perserikatan bangsa – bangsa.
Apabila hal
tersebut dibiarkan berlanjut, perdamaian di Asia Tenggara, Asia dan
seluruh
Dunia akan terganggu. Oleh sebab itu Konferensi Bangsa – Bangsa Asia di
New
Delhi menuntut :
a. Semua pemimpin Republik
Indonesia dan tahanan – tahanan
politik lainnya harus segera di bebaskan
b. Pemerintah Republik
Indonesia harus diberi kesempatan untuk
melakukan tugas – tugas pemerintah, untuk itu :
·
Yogyakarta
harus segera di kembalikan kepada republik Indonesia. Kepadanya harus di
berikan alat alat komunikasi. Belanda tidak boleh menghalangi,
menghambat, dan
mengganggu pengembalian itu.
·
Semua daerah
yang pada tanggal 18 Desember 1948 merupakan wilayah kekuasaan Republik
Indonesia harus di kembalikan sebelum tanggal 15 Maret 1949.
·
Pembatasan
pembatasan yang di lakukan Belanda terhadap perdagangan dan pelayaran
Republik
Indonesia harus di hentikan.
Sebagai penutup konferensi Asia untuk Indonesia
meminta, supaya dewan
keamanan memberi pertanggung jawabanya pada sidang Perserikatan Bangsa
Bangsa
(PBB) pada tanggal 24 April 1949.
Pelaksanaan serangan Umum 1 Maret 1949
Sejak pemerintahan Republik Indonesia
di Yogyakarta berantakan akibat penyerbuan dan penahanan para pemimpin
oleh
tentara Belanda pemirintahan De Facto sudah berpindah ke Keraton. Sri
Sultan
Hamengkubuwono IX oleh rakyat dan tentara diakui sebagai pemimpin dan
pemegang
kekuasaan pemerintahah khususnya di daerah Yogyakarta. Sultan
Hamengkubuwono IX
memiliki ide. Dimana ide tersebut adalah suatu strategi yang akan
dilakukan
untuk menyerang Belanda. Sri Sultan akan menggunakan Strategi Gerilya.
Mulai 19
Desember 1948, Sri Sultan telah melaksanakan suatu pelatihan kepada TNI.
Sebelumnya,
akan diulas mengenai tujuan dari serangan Umum 1 Maret.
Serangan
Umum 1 Maret memiliki 2 tujuan yakni :
·
Ke dalam
Untuk
meningkatkan semangat rakyat serta TNI yang sedang bergerilya melawan
pasukan
Belanda dan juga untuk mendukung perjuangan yang dilaksanakan secara
diplomasi
·
Ke luar
Untuk
menunjukkan kepada dunia bahwa TNI mampu mempertahankan kemerdekaan
Indonesia
Adapun sasaran dari serangan Umum 1 Maret ini adalah
:
·
Sasaran Politik
Memberikan
dukungan moril terhadap perjuangan yang dilaksanakan secara diplomasi
·
Sasaran militer
Bertujuan
untuk menunjukkan kepada Belanda bahwa TNI tidak hancur seperti yang
dikatakan
oleh pihak Belanda.
·
Sasaran Psikologis
Untuk
meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap TNI, yang mana TNI akan mampu
mengusir
Belanda
Dengan adanya sasaran dalam penyerangan
TNI maka TNI beserta rakyat ingin merebut kembali Yogyakarta yang
dikuasai oleh
Belanda sejak agresi militer kedua.
Persiapan yang dilakukan menjelang
serangan Umum adalah Sri Sultan melakukan perundingan – perundingan
terhadap
rakyat dan perundingan terhadap kolonel Soeharto. Sri Sultan mempercayai
kolonel Soeharto untuk memimpin serangan tersebut. Kemudian
diselundupkan
pasukan – pasukan untuk masuk ke dalam Kota
Pada tanggal 1 Maret, tepatnya pukul
06.00 pasukan gerilya mulai memasuki kota jogjakarta. Pasukan Belanda
tidak
mengira akan adanya serangan, maka daldm waktu yang singkat TNI yang
pada saat
itu dipimpin oleh Kolonel Soeharto mampu mukul mundur pasukan Belanda.
TNI
tetap mempertahankan pasukan Belanda di dalam Kota agar tidak ada
pasukan
Belanda yang keluar untuk meminta bantuan terhadap Belanda. Pasukan
berhasil
menduduki kota Jogjakarta. Pasukan berhasil merebut pabrik amunisi
“waatson”
dan senjata – senjata ringan serta dapat merebut 1 tank kecil.
Keberhasilan tersbut
sangat mengejutkan seluruh dunia. Sebelum jam 12.00, kolonel Soeharto
berhasil
memundurkan pasukkannya di dalam kota. Sempat terjadi serangan dari
belanda
karena datangnya bantuan dari belanda. Namun serangan tersebut tidak
terlalu
memakan korban banyak dipihak Indonesia namun dari pihak Belanda sangat
banyak
menelan korban serta mendapati kerugian yang cukup besar.
Akibatnya, indonesia tidak di ijinkan
untuk melakukan serangan selama 2 x 24 jam terhadap Belanda yang sedang
melakukan pemindahan pasukan.
Dapat dikatakan serangan
UMUM 1 MARET 1949 berjalan dengan lancar
1.6
Perjanjian Roem-Roijen
(juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama. Perjanjian ini sangat alot sehingga memerlukan kehadiran Bung Hatta dari pengasingan di Bangka, juga Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta untuk mempertegas sikap Sri Sultan HB IX terhadap Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta, dimana Sultan Hamengku Buwono IX mengatakan “Jogjakarta is de Republiek Indonesie” (Yogyakarta adalah Republik Indonesia).[rujukan?]
Kesepakatan
Hasil pertemuan ini adalah:- Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilya
- Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri Konferensi Meja Bundar
- Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta
- Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tawanan perang
- Kedaulatan akan diserahkan kepada Indonesia secara utuh dan tanpa syarat sesuai perjanjian Renville pada 1948
- Belanda dan Indonesia akan mendirikan sebuah persekutuan dengan dasar sukarela dan persamaan hak
- Hindia Belanda akan menyerahkan semua hak, kekuasaan, dan kewajiban kepada Indonesia
Pasca perjanjian
Pada 6 Juli, Sukarno dan Hatta kembali dari pengasingan ke Yogyakarta, ibukota sementara Republik Indonesia. Pada 13 Juli, kabinet Hatta mengesahkan perjanjian Roem-van Roijen dan Sjafruddin Prawiranegara yang menjabat presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dari tanggal 22 Desember 1948 menyerahkan kembali mandatnya kepada Soekarno dan secara resmi mengakhiri keberadaan PDRI pada tanggal 13 Juli 1949.Pada 3 Agustus, gencatan senjata antara Belanda dan Indonesia dimulai di Jawa (11 Agustus) dan Sumatera (15 Agustus). Konferensi Meja Bundar mencapai persetujuan tentang semua masalah dalam agenda pertemuan, kecuali masalah Papua Belanda
SALAM ADMIN OR ADMIN Yang Ganteng
Kepada Dewa Ayu
Rabu, 05 September 2012
Cerpen Pelajar
NAMA : M. IQBAL FAUZI
KELAS : IX C
MAPEL : B. INDONESIA
Kembali aku menoleh ke belakang. Tidak ada
siapa-siapa. Mungkin perasaanku saja, ujarku dalam hati. Ku lirik jam tangan ku
yang menunjukan jam 4 sore, pantas keadaan parkiran sudah sepi. Hanya ada
beberapa motor yang masih setia menunggu majikannya untuk pulang. Aku sendiri
baru selesai dari ekskul ku yaitu jurnalistik. Sebenarnya belum selesai, hanya
saja aku izin pulang lebih awal. Mood ku dari tadi pagi sedang tidak bagus,
ditambah cuaca hari ini yang selalu mendung.
Aku tersenyum ketika melihat motor kesayangan ku
dari kejauhan. Waktunya pulang, batinku lirih. Kulangkahkan kaki menuju motor
matic ku. Tak sampai 5 langkah, aku menghentikan langkah ku. Mereka benar-benar
lupa… Rasanya aku ingin menangis saja. Kenapa mereka semua bisa lupa hari ulang
tahun ku? Bahkan Agha pun juga tidak ingat. Aku sengaja tidak mengatakan
apa-apa kepada mereka tadi pagi. Aku masih menunggu hingga mereka sadar, bahwa
temannya yang satu ini sedang merayakan hari kelahirannya. Tapi, segitu buruk
kah ingatan mereka? Ingin sekali aku berteriak di parkiran ini.
Dengan kesal, aku berjalan secepat mungkin menuju motorku. Lebih baik pulang, tiduran di kamar sambil membaca novel. Lupakan hari ulang tahun ku!! Namun langkah itu mulai terdengar kembali. Siapa? Apakah penguntit? Tanpa sadar aku mulai sedikit berlari, dan langkah itu pun juga terdengar sedang berlari mengejarku. Tunggu. Kenapa aku mendengar langkah kaki banyak orang? Jangan-jangan aku akan dikeroyok. Oh tuhan, lindungilah aku.
Karena penasaran, ku beranikan diriku untuk menoleh ke belakang secepat mungkin, melihat apa yang terjadi sebenarnya. Dan sedetik kemudian aku merasa butiran-butiran putih mengenai seluruh tubuhku. Lalu disusul dengan cairan kuning mengenai rambutku. “Happy Birthday Nara,” ujar mereka serempak lalu tertawa terbahak-bahak.
Kulihat Nadya, Lunna, dan Dinda sedang membawa sisa-sisa tepung, yang tentu saja juga mengenai baju mereka walau tidak sebanyak aku. “Oh shiiitt.. Kalian gila apa?” teriakku kesal walau hati kecil ku merasa senang. Senang karena mereka ingat aku.
“Ya ampun, gitu aja ngambek. Sini gue kasi lagi,” Tio lalu melemparkan telur ke kepala ku dan semua kembali tertawa. Aku hanya bisa menunduk, membiarkan cairan kuning itu jatuh ke tanah. Dan tidak lama kemudian aku melihat Rizky membawa seember air. Buru-buru aku lari, namun ditahan oleh Nadya dan Dinda. Dan jadilah kami bertiga terkena air.
“Ya Rizky, kenapa gue jadi kena sih? Ini kan air bekas pel Pak Komar. Sialan lo!” rengek Nadya lalu melempar tepung yang tersisa kearah Rizky. Rizky pun mencoba untuk menghindar. Aku tertawa melihat mereka. Mereka bener-bener pasangan yang serasi.
Dan entah dari mana, Lunna tiba-tiba membawa blackforest yang berisi angka 16 kehadapan ku. “Make a wish dulu donk, Ra.”
Aku mulai memejamkan mata untuk berdoa. Ku buka mata secara perlahan sambil menatap satu persatu teman sekelas ku di XI IPA 2. Nadya, Rizky, Dinda, Lunna, Tio, dan.. “Agha mana?” tanya ku polos.
Kulihat raut wajah mereka berubah. Lalu Dinda menyela, “Agha lagi nganter Putri ke toko buku. kamu tau lah Putri, ee.. dia anak baru,” Kulihat Dinda sejenak ragu-ragu. “Bu Siska tadi nyuruh Agha buat nemenin Putri beli buku pelajaran.”
“Oh,” Hanya itu kata yang keluar dari mulut ku. Kupaksakan untuk tersenyum. Melihat perubahan ekspresiku, Tio yang memang terkenal jahil mulai melumuri wajahku dengan krim yang ada di kue, lalu disusul oleh Dinda. Tak mau kalah, aku langsung membalasnya. Selang beberapa menit, kami berenam sudah menjadi badut amatiran yang wajahnya dipenuhi krim.
Dengan kesal, aku berjalan secepat mungkin menuju motorku. Lebih baik pulang, tiduran di kamar sambil membaca novel. Lupakan hari ulang tahun ku!! Namun langkah itu mulai terdengar kembali. Siapa? Apakah penguntit? Tanpa sadar aku mulai sedikit berlari, dan langkah itu pun juga terdengar sedang berlari mengejarku. Tunggu. Kenapa aku mendengar langkah kaki banyak orang? Jangan-jangan aku akan dikeroyok. Oh tuhan, lindungilah aku.
Karena penasaran, ku beranikan diriku untuk menoleh ke belakang secepat mungkin, melihat apa yang terjadi sebenarnya. Dan sedetik kemudian aku merasa butiran-butiran putih mengenai seluruh tubuhku. Lalu disusul dengan cairan kuning mengenai rambutku. “Happy Birthday Nara,” ujar mereka serempak lalu tertawa terbahak-bahak.
Kulihat Nadya, Lunna, dan Dinda sedang membawa sisa-sisa tepung, yang tentu saja juga mengenai baju mereka walau tidak sebanyak aku. “Oh shiiitt.. Kalian gila apa?” teriakku kesal walau hati kecil ku merasa senang. Senang karena mereka ingat aku.
“Ya ampun, gitu aja ngambek. Sini gue kasi lagi,” Tio lalu melemparkan telur ke kepala ku dan semua kembali tertawa. Aku hanya bisa menunduk, membiarkan cairan kuning itu jatuh ke tanah. Dan tidak lama kemudian aku melihat Rizky membawa seember air. Buru-buru aku lari, namun ditahan oleh Nadya dan Dinda. Dan jadilah kami bertiga terkena air.
“Ya Rizky, kenapa gue jadi kena sih? Ini kan air bekas pel Pak Komar. Sialan lo!” rengek Nadya lalu melempar tepung yang tersisa kearah Rizky. Rizky pun mencoba untuk menghindar. Aku tertawa melihat mereka. Mereka bener-bener pasangan yang serasi.
Dan entah dari mana, Lunna tiba-tiba membawa blackforest yang berisi angka 16 kehadapan ku. “Make a wish dulu donk, Ra.”
Aku mulai memejamkan mata untuk berdoa. Ku buka mata secara perlahan sambil menatap satu persatu teman sekelas ku di XI IPA 2. Nadya, Rizky, Dinda, Lunna, Tio, dan.. “Agha mana?” tanya ku polos.
Kulihat raut wajah mereka berubah. Lalu Dinda menyela, “Agha lagi nganter Putri ke toko buku. kamu tau lah Putri, ee.. dia anak baru,” Kulihat Dinda sejenak ragu-ragu. “Bu Siska tadi nyuruh Agha buat nemenin Putri beli buku pelajaran.”
“Oh,” Hanya itu kata yang keluar dari mulut ku. Kupaksakan untuk tersenyum. Melihat perubahan ekspresiku, Tio yang memang terkenal jahil mulai melumuri wajahku dengan krim yang ada di kue, lalu disusul oleh Dinda. Tak mau kalah, aku langsung membalasnya. Selang beberapa menit, kami berenam sudah menjadi badut amatiran yang wajahnya dipenuhi krim.
Agha Daniswara. Nama
yang sudah tak asing lagi di telinga ku. Selain letak rumah yang bersebelahan,
kami juga selalu satu sekolah bahkan sekelas. Dimana ada Agha, selalu ada aku.
Aku seperti menemukan sosok kakak di dalam diri Agha, karena aku sendiri anak
tunggal. Menjadi anak tunggal memang mengasyikan. Semua perhatian Mama dan Papa
tercurah untuk ku tanpa harus terbagi. Namun hidup sendiri tanpa saudara juga
sangat menyedihkan malah membosankan. Kadang aku iri kepada mereka yang
memiliki kakak atau adik. Tapi, selama ada Agha yang selalu disamping ku, hidup
menjadi anak tunggal tidak masalah.
Sejenak aku memejamkan mata, mencoba mengingat kejadian tadi sore. Yang terlintas dibenak ku hanya lah Putri. Murid pindahan yang seminggu terakhir mencuri perhatian teman-teman sekelas. Ya, dia cantik dan modis. Dan tak butuh waktu lama, aku yakin Putri akan menjadi salah satu deretan siswi populer di SMA Tunggadewi.
Aku kembali membuka mata. Kulirik foto yang terpajang manis di meja belajarku. Foto dua anak SD yang sama-sama membawa balon. Aku masih ingat, saat itu hari ulang tahun Agha yang ke-10. Mama Agha atau biasa ku panggil Tante Mita ngotot untuk menggambil foto kita berdua. Untuk kenang-kenangan katanya.
Alunan lagu Only Hope milik Mandy Moore terdengar dari meja belajarku. Dengan malas aku bangkit dari tempat tidur. Siapa sih yang nelpon malam-malam? Dengan kesal ku tekan salah satu tombol di HP, tanpa melihat nama yang tertera di layar. “Halo,” sapaku enggan.
“Akhirnya diangkat juga. Ra, buruan ke balkon sekarang.” ujar seseorang yang aku kenal. “Jangan lupa pakek jaket, dingin banget disini. Gue tunggu, Ra.”
Belum sempat aku menjawab, telepon sudah di tutup. Sialan Agha. Aku yang masih binggung atas ucapanya buru-buru membuka lemari mencari jaket tebalku. Tak butuh waktu lama, aku sudah berdiri di balkon kamarku yang bersebelahan dengan balkon kamar Agha. Kamar ku dan kamar Agha sama-sama ada di lantai atas.
“Lo belum tidurkan?” tanya Agha dari balkonnya. Ku lihat Agha menggunakan kemeja putih dan celana jeans hitam yang membalut tubuh atletisnya. Sepertinya ia baru pulang.
“Belum lah, masih jam 9 juga. Lo sendiri baru pulang?”
“Iya. Tadi gue nganter Putri beli buku. Capek banget, Ra. Nggak nyangka kalo si Putri suka baca novel sama kayak lo.“ Ku lihat Agha tersenyum gembira. Belum pernah aku melihat ia sebahagia ini. Lalu ia menceritakan kejadian-kejadian yang lucu di toko buku. Aku hanya menanggapi dengan kata-kata singkat seolah aku menyimak cerita Agha. Walau sebenarnya aku tidak mendengarkan apa-apa.
Ada sesuatu yang mengganjal. Aku menerawang ke bawah melihat jalanan, yang tentu saja sepi. Jalan di kompleks perumahan kan tidak seramai jalan raya.
“Ra? Halo… Nara? Naraaaa… Lo denger nggak sih?” Panggilan Agha membuyarkan lamunan ku.
“Apa? Eh maksud gue, gue denger kok,” ucapku terbata-bata.
Agha mendengus. “Gue tau lo nggak denger omongan gue. Lo lagi mikirin apa sih?
“Kita balik ke setahun yang lalu ya?” ujarku tiba-tiba.
Agha terlihat bingung.
“Kita pacaran sampai sini aja. Lagian lo sama gue lebih cocok buat sahabatan. Entah kenapa gue rindu Agha yang dulu. Agha yang selalu ngejek gue jelek, Agha yang selalu bandingin gue sama cewek-cewek populer waktu SMP, sampai Agha yang selalu bangunin gue kalo gue telat bangun. Semenjak kita pacaran, rasanya ada yang berubah dalam diri kita.” Sejenak aku memejamkan mata untuk mengatur emosi. “Lo mau kan kalo kita sahabatan lagi?” tanya ku ragu.
Ku lihat Agha terkejut mendengar ucapanku. Biarlah. Jujur, setelah aku dan Agha pacaran, aku melihat perubahan sikap diantara kami. Seolah-olah ada tembok besar disekitar kami. Kami tidak dapat tertawa lepas seperti dulu saat SMP. Selalu ada sesuatu yang mengikat, mengingatkan bahwa kita tidak hanya berteman. Suatu komitmen yang bernama pacaran. Tapi aku sadar semenjak Putri masuk ke kelasku, aku merasa Agha tertarik pada gadis itu. Dan itu membuat aku muak. Aku kangen sama Agha, teman kecil ku.
“Kalo itu mau lo, gue terima. Asalkan kita bisa sahabatan lagi kayak dulu. Jangan gara-gara masalah ini, kita jadi diem-dieman.” ujar Agha lirih.
“Ya udah, gue duluan balik ke kamar ya. Dingin banget disini.”
Belum sempat aku melangkah, Agha sudah menahanku dan menyuruhku menangkap sesuatu yang dilemparnya. Untung kali ini aku bisa menangkapnya dengan tepat.
“Happy birthday Nara. Maunya ngucapin satu tahunan kita jadian. Tapi kita kan baru aja putus. Gue doain semoga persahabatan kita langgeng sampai tua nanti.”
Aku hanya tersenyum lalu buru-buru masuk ke kamar. Ku hempaskan diriku ke tempat tidur. Perlahan kubuka hadiah Agha yaitu sebuah kotak kecil bermotif strawberry, buah kesukaan ku. Dalam kotak terdapat kalung berbandul separuh hati dan sebuah kertas kecil.
Sejenak aku memejamkan mata, mencoba mengingat kejadian tadi sore. Yang terlintas dibenak ku hanya lah Putri. Murid pindahan yang seminggu terakhir mencuri perhatian teman-teman sekelas. Ya, dia cantik dan modis. Dan tak butuh waktu lama, aku yakin Putri akan menjadi salah satu deretan siswi populer di SMA Tunggadewi.
Aku kembali membuka mata. Kulirik foto yang terpajang manis di meja belajarku. Foto dua anak SD yang sama-sama membawa balon. Aku masih ingat, saat itu hari ulang tahun Agha yang ke-10. Mama Agha atau biasa ku panggil Tante Mita ngotot untuk menggambil foto kita berdua. Untuk kenang-kenangan katanya.
Alunan lagu Only Hope milik Mandy Moore terdengar dari meja belajarku. Dengan malas aku bangkit dari tempat tidur. Siapa sih yang nelpon malam-malam? Dengan kesal ku tekan salah satu tombol di HP, tanpa melihat nama yang tertera di layar. “Halo,” sapaku enggan.
“Akhirnya diangkat juga. Ra, buruan ke balkon sekarang.” ujar seseorang yang aku kenal. “Jangan lupa pakek jaket, dingin banget disini. Gue tunggu, Ra.”
Belum sempat aku menjawab, telepon sudah di tutup. Sialan Agha. Aku yang masih binggung atas ucapanya buru-buru membuka lemari mencari jaket tebalku. Tak butuh waktu lama, aku sudah berdiri di balkon kamarku yang bersebelahan dengan balkon kamar Agha. Kamar ku dan kamar Agha sama-sama ada di lantai atas.
“Lo belum tidurkan?” tanya Agha dari balkonnya. Ku lihat Agha menggunakan kemeja putih dan celana jeans hitam yang membalut tubuh atletisnya. Sepertinya ia baru pulang.
“Belum lah, masih jam 9 juga. Lo sendiri baru pulang?”
“Iya. Tadi gue nganter Putri beli buku. Capek banget, Ra. Nggak nyangka kalo si Putri suka baca novel sama kayak lo.“ Ku lihat Agha tersenyum gembira. Belum pernah aku melihat ia sebahagia ini. Lalu ia menceritakan kejadian-kejadian yang lucu di toko buku. Aku hanya menanggapi dengan kata-kata singkat seolah aku menyimak cerita Agha. Walau sebenarnya aku tidak mendengarkan apa-apa.
Ada sesuatu yang mengganjal. Aku menerawang ke bawah melihat jalanan, yang tentu saja sepi. Jalan di kompleks perumahan kan tidak seramai jalan raya.
“Ra? Halo… Nara? Naraaaa… Lo denger nggak sih?” Panggilan Agha membuyarkan lamunan ku.
“Apa? Eh maksud gue, gue denger kok,” ucapku terbata-bata.
Agha mendengus. “Gue tau lo nggak denger omongan gue. Lo lagi mikirin apa sih?
“Kita balik ke setahun yang lalu ya?” ujarku tiba-tiba.
Agha terlihat bingung.
“Kita pacaran sampai sini aja. Lagian lo sama gue lebih cocok buat sahabatan. Entah kenapa gue rindu Agha yang dulu. Agha yang selalu ngejek gue jelek, Agha yang selalu bandingin gue sama cewek-cewek populer waktu SMP, sampai Agha yang selalu bangunin gue kalo gue telat bangun. Semenjak kita pacaran, rasanya ada yang berubah dalam diri kita.” Sejenak aku memejamkan mata untuk mengatur emosi. “Lo mau kan kalo kita sahabatan lagi?” tanya ku ragu.
Ku lihat Agha terkejut mendengar ucapanku. Biarlah. Jujur, setelah aku dan Agha pacaran, aku melihat perubahan sikap diantara kami. Seolah-olah ada tembok besar disekitar kami. Kami tidak dapat tertawa lepas seperti dulu saat SMP. Selalu ada sesuatu yang mengikat, mengingatkan bahwa kita tidak hanya berteman. Suatu komitmen yang bernama pacaran. Tapi aku sadar semenjak Putri masuk ke kelasku, aku merasa Agha tertarik pada gadis itu. Dan itu membuat aku muak. Aku kangen sama Agha, teman kecil ku.
“Kalo itu mau lo, gue terima. Asalkan kita bisa sahabatan lagi kayak dulu. Jangan gara-gara masalah ini, kita jadi diem-dieman.” ujar Agha lirih.
“Ya udah, gue duluan balik ke kamar ya. Dingin banget disini.”
Belum sempat aku melangkah, Agha sudah menahanku dan menyuruhku menangkap sesuatu yang dilemparnya. Untung kali ini aku bisa menangkapnya dengan tepat.
“Happy birthday Nara. Maunya ngucapin satu tahunan kita jadian. Tapi kita kan baru aja putus. Gue doain semoga persahabatan kita langgeng sampai tua nanti.”
Aku hanya tersenyum lalu buru-buru masuk ke kamar. Ku hempaskan diriku ke tempat tidur. Perlahan kubuka hadiah Agha yaitu sebuah kotak kecil bermotif strawberry, buah kesukaan ku. Dalam kotak terdapat kalung berbandul separuh hati dan sebuah kertas kecil.
“Happy birthday peri
kecilku dan happy 1st anniversary buat hubungan kita.
PS : Moga lo seneng ama tu kalung
PS : Moga lo seneng ama tu kalung
Kurasakan butiran kristal jatuh dari pelupuk mataku, buru-buru aku hapus dengan tangan. Namun semakin aku berusaha, butiran itu semakin banyak. Ya Tuhan… Aku yakin akan keputusan ku. Tapi kenapa hati ku terasa perih?
Malam semakin larut. Namun seseorang masih terpaku, terdiam di balkon kamarnya sambil menatap balkon yang baru saja di tinggal pergi oleh pemiliknya. Pemilik yang bernama Nara Angelina. Teman kecilnya.
***
“Naraaa……!”
“Saya Pak! Saya Pak!” teriakku tak karuan. Mata ku mencoba melihat sekililing. Menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Tapi, ini kan kamarku? Lalu…
“Ouch shittt! Gue kira apa. Gila lo, Ga. Ngapaen lo disini?” ujar ku kesal. Ku tarik selimut untuk menutupi tubuhku. Berniat melanjutkan mimpi ku yang tertunda gara-gara teriakan mahluk aneh ini.
Agha tertawa. “Ya ampun, dasar putri tidur. Buruan lo bangun, ini udah jam 10 pagi. Masa cewek males gini?” Agha menarik selimut ku lalu ditaruhnya di sofa.
“Agha!! Selimut gue balikin. Lagian ngapain juga bangun pagi? Ini tuh masih LIBURAN. Tahun ini kita kelas tiga, pasti belajar mulu kerjaannya. Kasi donk gue nikmatin liburan gue.” Jelas ku panjang lebar.
Ku dengar tawa Agha makin keras, seolah-olah mengganggu tidurku adalah hal terlucu di dunia ini. Aku hanya bisa pasrah. Beberapa bulan telah berlalu sejak hari itu. Hari dimana aku putus dengan Agha. Seperti yang kuduga, setelah kejadian itu hubungan kami kembali seperti SMP dulu. Dimana kami sering mengejek satu sama lain. Agha kembali pada hobby-nya yang senang melihat aku menderita. Dan aku kembali pada hobby lama ku, sering merecoki dia dengan kalimat panjang lebar.
“Cerewet banget sih,” rutuk Agha. “Buruan lo mandi, kita ke toko buku sekarang. Hari ini terakhir diskon lho. Katanya mau cari novel?” Aku melirik sebal kepadanya. Agha menghampiri aku, lalu dengan gemas Agha mengacak-acak rambut ku.
“Bilang aja lo mau beli komik. Pakek alasan gue beli novel lagi. Muna lo! Dari mana lo tau kalo diskonnya masih?” Kata ku sambil merapikan rambut ku yang berantakan.
“Dinda yang ngasi tau. Terserah mau percaya atau nggak. Yang penting lo buruan mandi.” Lalu Agha pergi ke arah meja belajar untuk melihat koleksi novelku. Aku terkadang heran dengan Agha. Untuk ukuran cowok tinggi yang jago main basket, masa sih dia masih doyan baca komik. Apalagi komik favoritnya Detektif Conan. Benar-benar deh si Agha.
“Agha cakep, dengerin gue ya. Gue sih udah dari tadi mau mandi. TAPI GIMANA CARANYA GUE MANDI KALO LO MASIH BERKELIARAN DI KAMAR GUE???” Dan tak butuh waktu lama, bantal-bantal di tempat tidurku sudah melayang ke wajah Agha. Kulihat Agha mencoba menghindar dari serangan bantal-bantal sambil tertawa, lalu keluar dari kamarku.
Dilihat dari mana pun, kami memang hanya cocok untuk sahabatan. Setidaknya untuk saat ini. Aku tersenyum dan beranjak pergi dari tempat tidurku. Bersiap-siap untuk pergi ke tempat favorit kami. Dimana lagi kalo bukan toko buku. :D
“Saya Pak! Saya Pak!” teriakku tak karuan. Mata ku mencoba melihat sekililing. Menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Tapi, ini kan kamarku? Lalu…
“Ouch shittt! Gue kira apa. Gila lo, Ga. Ngapaen lo disini?” ujar ku kesal. Ku tarik selimut untuk menutupi tubuhku. Berniat melanjutkan mimpi ku yang tertunda gara-gara teriakan mahluk aneh ini.
Agha tertawa. “Ya ampun, dasar putri tidur. Buruan lo bangun, ini udah jam 10 pagi. Masa cewek males gini?” Agha menarik selimut ku lalu ditaruhnya di sofa.
“Agha!! Selimut gue balikin. Lagian ngapain juga bangun pagi? Ini tuh masih LIBURAN. Tahun ini kita kelas tiga, pasti belajar mulu kerjaannya. Kasi donk gue nikmatin liburan gue.” Jelas ku panjang lebar.
Ku dengar tawa Agha makin keras, seolah-olah mengganggu tidurku adalah hal terlucu di dunia ini. Aku hanya bisa pasrah. Beberapa bulan telah berlalu sejak hari itu. Hari dimana aku putus dengan Agha. Seperti yang kuduga, setelah kejadian itu hubungan kami kembali seperti SMP dulu. Dimana kami sering mengejek satu sama lain. Agha kembali pada hobby-nya yang senang melihat aku menderita. Dan aku kembali pada hobby lama ku, sering merecoki dia dengan kalimat panjang lebar.
“Cerewet banget sih,” rutuk Agha. “Buruan lo mandi, kita ke toko buku sekarang. Hari ini terakhir diskon lho. Katanya mau cari novel?” Aku melirik sebal kepadanya. Agha menghampiri aku, lalu dengan gemas Agha mengacak-acak rambut ku.
“Bilang aja lo mau beli komik. Pakek alasan gue beli novel lagi. Muna lo! Dari mana lo tau kalo diskonnya masih?” Kata ku sambil merapikan rambut ku yang berantakan.
“Dinda yang ngasi tau. Terserah mau percaya atau nggak. Yang penting lo buruan mandi.” Lalu Agha pergi ke arah meja belajar untuk melihat koleksi novelku. Aku terkadang heran dengan Agha. Untuk ukuran cowok tinggi yang jago main basket, masa sih dia masih doyan baca komik. Apalagi komik favoritnya Detektif Conan. Benar-benar deh si Agha.
“Agha cakep, dengerin gue ya. Gue sih udah dari tadi mau mandi. TAPI GIMANA CARANYA GUE MANDI KALO LO MASIH BERKELIARAN DI KAMAR GUE???” Dan tak butuh waktu lama, bantal-bantal di tempat tidurku sudah melayang ke wajah Agha. Kulihat Agha mencoba menghindar dari serangan bantal-bantal sambil tertawa, lalu keluar dari kamarku.
Dilihat dari mana pun, kami memang hanya cocok untuk sahabatan. Setidaknya untuk saat ini. Aku tersenyum dan beranjak pergi dari tempat tidurku. Bersiap-siap untuk pergi ke tempat favorit kami. Dimana lagi kalo bukan toko buku. :D
Kamis, 16 Agustus 2012
Release 17 Agustus 2012 HUT RI Simple No RUSUH BURST NEw ALL WEAPOn [SG,k1,k2,k5,all weapon] 1 Hit ALL Senjata EVENT RAMADHAN,1 Hit Dino,WH,AMMo,ESP,Reload Major,Quick Change,Replace Weapon,Replace baretSkill,Hp up,Speed,Plant Defuse ,Bug Luxvile 2010 Come Back! Anti Vote ,Fire Speed SG BREN!, DKK WORK ALL WINDOWS
New 1 Hit ALL Senjata EVENt!+ cakar dino 1 hit! New fitur burst all weapon Don't to Show OFFDownloads CheatClick HereAkses Cheat :PKL Fitures : [Visual Menu] Wh bersih Clean WH Chams WH No Fog No SMoke Crosshair [ESP Hack]ESP box ESP name ESp healt ESP distance ESP Line [Replace Menu] Pistol Piso Bom Asap Baret Def ++ [Fullhack Menu] Damage(new) 1 Hit Lari Edan Plant Defuse Unlimited Ammo Grade Hack Skill hack Quick Change Fast...
Jumat, 10 Agustus 2012
Kamis, 09 Agustus 2012
Read More..
New updatefitur fitur baru SImple No RUSUH! Don't to Show OFFDownloads CheatClick HereTanpa Password Fitures : [Visual Menu] Wh bersih Clean WH Chams WH No Fog No SMoke Crosshair [ESP Hack]ESP box ESP name ESp healt ESP distance ESP Line [Replace Menu] Pistol Piso Bom Asap Baret Def ++ [Fullhack Menu] Damage(new) Lari Edan Plant Defuse Unlimited Ammo Grade Hack Skill hack Quick Change Fast Reload Reload Major Bug luxvile No Vote...
HAJAR GAN
HAJAR GAN
Read More...
New update K5 Change Dual kriss On kan saat loading MAP! Klo pakai Change Kriss Jngan gunakan Replace Pistol! Don't to Show OFFDownloads CheatClick HereTanpa Password Fitures : [Visual Menu] Wh bersih Clean WH Chams WH No Fog No SMoke Crosshair [ESP Hack]ESP box ESP name ESp healt ESP distance ESP Line [Replace Menu] Pistol Piso Bom Asap Baret Def ++ [Fullhack Menu] Damage(new) Lari Edan Plant Defuse Unlimited Ammo Grade Hack Skill...
HAJAR GAN
HAJAR GAN
Rabu, 08 Agustus 2012
Senin, 06 Agustus 2012
Minggu, 05 Agustus 2012
Langganan:
Postingan (Atom)

















